Proyek Baru (11)

Terobosan Analitik Fiskal: Perbanas Institute Selenggarakan Seminar Bedah AICEco dan Ismuhadi Equation untuk Optimalisasi Tax Base

- Ekonomi

Saturday, 15 November 2025 03:23 WIB

Jakarta – Isu Underground Economy (ekonomi bayangan) merupakan tantangan fundamental yang mengancam efektivitas kebijakan fiskal dan menghambat perluasan tax base nasional. Aktivitas ekonomi yang tidak tercatat, seperti transaksi tanpa faktur/invoice dan kegiatan usaha informal, secara langsung menyebabkan hilangnya potensi pajak yang signifikan dan mengganggu keadilan beban pajak.

Untuk mendalami solusi strategis terhadap masalah ini, Perbanas Institute mengundang para profesional, akademisi, dan praktisi di bidang perpajakan untuk menghadiri Seminar Nasional Perpajakan bertajuk “Penerapan Ismuhadi Equation untuk Menggali Potensi Pajak dari Underground Economy”.

Acara krusial ini akan diselenggarakan pada Kamis, 27 November 2025, di Auditorium Unit 3, Perbanas Institute. Tujuan utamanya adalah mengidentifikasi sektor berisiko tinggi, menganalisis faktor penyebab, dan merumuskan langkah awal yang penting untuk memperluas tax base dan meningkatkan kepatuhan sukarela di tengah dinamika ekonomi digital.

AICEco: Engine AI untuk Penentuan Audit Prioritas
Fokus teknis utama seminar ini adalah pembahasan mendalam mengenai Artificial Intelligence Compliance Ecosystem (AICEco). AICEco adalah kerangka kerja kecerdasan buatan terpadu yang dirancang secara spesifik untuk mendeteksi anomali kepatuhan keuangan dan perpajakan.

Sistem revolusioner ini merupakan karya dari Dr. Joko Ismuhadi, penemu Ismuhadi Equation (IE). Dr. Ismuhadi sendiri memiliki rekam jejak sebagai Tax Policy Advisor di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan, dan Tim Riset AICEco juga terafiliasi dengan DJP.

Secara teknis, AICEco mengintegrasikan Ismuhadi Equation dengan Tax Accounting Equation (TAE) dan analitik risiko untuk mengidentifikasi potensi Underground Economy. Output yang dihasilkan sistem ini sangat krusial bagi administrasi perpajakan: ia menghasilkan Risk Score (Skor Risiko) yang secara otomatis merekomendasikan Audit Prioritas (Prioritas Audit). Dengan metode ini, potensi pajak yang selama ini tersembunyi dapat ditambal secara efisien.

Sinergi Pakar untuk Reformasi Kebijakan Fiskal
Seminar ini akan menghadirkan langsung Dr. Joko Ismuhadi sebagai narasumber utama untuk membedah potensi IE dan AICEco dalam konteks penegakan kepatuhan pajak modern.
Diskusi mendalam juga akan melibatkan para Tim Kajian Ekonomi dan Fiskal serta didukung oleh tenaga ahli eksternal yang terdiri dari akademisi, ekonom, dan praktisi kebijakan publik terkemuka. Kehadiran para pakar ini menjamin hasil pembahasan yang holistik, termasuk studi perbandingan (benchmarking) dengan negara lain dalam mengintegrasikan ekonomi bawah tanah ke sistem formal.

Output yang diharapkan dari Seminar Nasional ini adalah rekomendasi kebijakan fiskal, regulasi, serta strategi penegakan hukum yang executable untuk menekan ekonomi bayangan dan memperkuat fondasi penerimaan negara tahun 2026.

Pastikan Anda tidak melewatkan pembahasan penting ini untuk memahami masa depan kepatuhan pajak berbasis AI di Indonesia.

Reporter: Amanda Valerina

Share

Berita Lainnya

Rekomendasi untuk Anda

15555188718693592081

Tag Terpopuler

# #TAX AVOIDANCE
# #TAE
# #TAX ACCOUNTING EQUATION
# #TAX FRAUD
# #TAX EVASION

Berita Terpopuler

Video

Berita Lainnya

Foto

Rekomendasi Untuk Anda